SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI SDIT AT-TAQWIM :::: SEMOGA MENJADI WADAH SILATURAHMI DAN INFORMASI

Alat Musik

Derasnya air hujan yang turun melalui dinding kaca rumah tak membuat anak laki-laki berambut pendek itu untuk pergi dari sana, padahal hari kian larut, namun sepertinya ia menikmati setiap tetes air yang mengembun di dinding kaca rumahnya, anak itu Ardiya Malik.
Amal mengetuk-ngetuk tangannya pada meja, ia memandang lurus ke luar rumah. Tiba-tiba sebuah mobil pengangkut barang lewat membawa sebuah alat musik kesukaannya, “Piano”. Kedua bola mata Amal tak lepas dari mobil tersebut. Ia teringat masa di sekolah

“Cerita Sebelumnya “

“Duh .... Hujannya sangat deras” Amal mengumam di halaman luar kelas Sekolah. Kedua tangannya ia gosokan untuk membuat rasa hangat. “ hmmmm.....” desis suara basis di sebelah Amal. Anak itu menoleh dan melihat Reihan berdiri di sampingnya.

“Reihan”, ucap Amal. Ia menatap cowok tinggi berjerawat dengan mata heran. Lalu Amal berkata, “Kamu kok masih disini ?”, jemputan kamu mana ? “ Ada diparkiran , jawab Reihan . Emang gue gak boleh disini ? Tanya balik Reihan. Amal menggoyang bahu “ terserah”

Keduanya kembali diam dengan fikiran masing-masing. Lalu –lalang siswa SDIT AT-TAQWIM dibawah hujan membuat ide jahil Reihan kumat. Reihan tiba-tiba menarik tangan Amal ke lantai bawah. Reihan kemudian menarik Amal ke Lapangan saat hujan sedang deras.

Mereka berdua basah kuyup, Reihan melihat wajah Amal yang mengkerut karena kebasahan.” Asyik kan ?” Ucap Reihan. “ Asyik apanya ? besok baju ini dipakai lagi tau. “ Dengan cepat Reiha mendapat ide cemerlang agar amal tidak begitu kesal, “bagaimana kalu sepulang sekolah kita bermain alat musik ( band) bersama ? tanya Reihan, “ok lah .... Terserah “.

“Kembali ke cerita awal”

Setelah itu ingatan Amal berhenti saat Zahron menepuk pundaknya. “ Hei, kita main duluan aja ! “ucap Zahron tidak sabar”. Baiklah kata Amal mengikuti.
Saat kami bermainlat musik bersama, dari jendela rumah terlihat Reihan membawa alat musik gitar dengan ditutupi sebuah payung yang besar agar tidak kehujanan. Amal mempersilahkannya masuk. Lalu kami bermain alat musik bersama.
Setelah itu, aku, Aml dan Reihan selalu bermain alat musik bersama setiap pulang sekolah. Kami menjadi sahabat selama-lamanya.
                                                                                               
Cerpen, Karya : Zahron Muhammad N Kelas VI-A SDIT At-Taqwim

Cerpen dibuat dalam rangka memenuhi tugas Pelajaran Bahasa Indonesia !!!

0 komentar: